buru-buru aku turunkan 2 box buku literatur psikologi, kandang hamster lalu mandi dan mengejar solat ashar.
sedikit menunggu mereka berdandan, aku pun solat magrib dan mencoba gaun batik baru. heaaah, mereka lebih cepat dariku. aku ambil sandal pesta dan tidak sempat dandan. hanya bando emas yang membuat wajahku sedikit lebih fresh.
masuk ke jec dijaga oleh banyak polisi. beberapa mobil mewah melseat melewati mobilku yang sedari tadi menunggu untuk dipersilahkan masuk. aaah, ternyata orang polisi lagi punya gawe. bahkan kabarnya, sultan dan wapres akan datang dalam acara ini.
hiyak, seluruh hall jec hari itu adalah milik kedua mempelai. sangat megah, sangat meriah, sangat indah. antrian hingga puluhan meter dan bermenit-menit seperti antri zakat, hanya untuk sekedar bersalaman yang memakan waktu tidak sampai satu menit.
sungguh menjemukan berdiri mengatri sesuatu dalam waktu yang lama. "mohon maaf para tamu undangan telah lama menunggu".
aku tidak mengerti, mengapa mereka disebut dengan vip? very important person? what make them so important? they're also human.. sesama manusia harus mengorbankan masyarakat lainnya? ahh pesta ini sangat menyebalkan.
bude dan pakde adalah orang yang sangat sangat sangat baik dan sabar, meskipun yang mereka datangi adalah mantan besan mereka.
"dimana ya cucuku? sudah lama bude gak ketemu sama dia"
hampir saja mereka menyerah, ternyata Allah sangat baik. diambang pintu keluar, si cucu sedang bermain bersama seorang perempuan.
pandangan seorang kangen seorang kakek ketika melihat kembali cucunya yang sudah lama tak bertemu. sedih. sedih teringat almarhum kakekku. sedih akan anak itu tanpa figur ayah. sedih kepada mereka korban perceraian orang tuanya, disini yang kumaksud adalah bude dan pakde. begitu sulit mereka sekarang demi bertemu si cucu yang masih umur 6 tahun.
lalu seorang kakek tua dengan kursi roda membuatku teringat akan sebuah makam yang sangat tidak terawat. bahkan kayu nisannya sudah patah. padahal dahulu almarhum orang yang sangat kaya dan disegani.
semua kemegahan yang kulihat hari ini membuatku sadar, aku pasti akan kembali kepada pencipta diriku dalam kesederhanaan. lalu aku tenang..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar